HARI PERS NASIONAL
Peran Pers Mahasiswa dalam Membangun Kampus yang Kritis
Setiap tanggal 9 Februari, Indonesia
memperingati hari Pers Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap peran pers
dalam menyuarakan hak dan pendapat. Bagi UKM White Campus, hari ini menjadi
momen penting untuk merefleksikan peran pers kampus khususnya dalam Poltekkes Kemenkes Semarang seputar bagaimana menjaga nilai kritis,
indepedensi, dan kebebasan berekspresi di lingkungan kampus.
Hari pers nasional menjadi pengingat bahwa pers
memiliki tanggung jawab yang besar dalam jalannya bangsa ini. Wartawan
dan insan pers hadir untuk menyuarakan suara-suara yang terbungkam serta
menyalurkan informasi yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kepentingan
publik. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pers mahasiswa yang lahir
dari idealisme, kepekaan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam menyuarakan
kebenaran.
UKM White Campus tidak hanya sebatas
menyalurkan informasi semata, melainkan ada banyak hal yang bisa dipetik dan
dijadikan pelajaran. Melalui jurnalistik mahasiswa dilatih untuk menjadi lebih
kritis terhadap apa yang terjadi, peka terhadap realita sosial, serta
bertanggung jawab terhadap apa yang disuarakan.
UKM WHite Campus juga menjadi wadah
pembelajaran etika jurnalistik seluruh mahasiswa/i Poltekkes Kemenkes Semarang, di mana setiap anggota memahami pentingnya
verifikasi data, keberimbangan narasumber, serta kejujuran dalam penulisan.
Melalui proses peliputan, penulisan, hingga publikasi, anggota dilatih menghadapi
berbagai tantangan, seperti mengolah isu kompleks agar mudah dipahami, menyusun
tulisan yang sistematis, memilih pertanyaan yang berbobot, bekerja dalam tim,
serta berani menyuarakan kebenaran secara santun dan berbasis fakta.
Apa saja kiranya tantangan pers di era digital seperti sekarang?
Mengingat pesatnya perkembangan di era industri
4.0 ini mengingatkan kita bahwasanya pentingnya sifat kritis dan kecermatan
saat menerima berita. Di sinilah ketajaman analisis dan integritas pers
diuji, baik di ruang digital maupun nyata. Kesulitan dalam menghadapi tantangan disinformasi, tekanan internal,
serta keterbatasan akses data, justru menjadi peluang untuk memperkuat
profesionalisme dan menjaga kepercayaan pembaca.
Seperti apa peran civitas akademika?
Kebebasan pers kampus tidak dapat berdiri sendiri. Dukungan dari seluruh
civitas akademika sangat dibutuhkan, mulai dari keterbukaan informasi hingga
penghargaan terhadap karya jurnalistik mahasiswa.
Hari Pers Nasional menjadi momentum bagi UKM White Campus untuk terus
menjaga idealisme, memperkuat kualitas karya, dan berkontribusi dalam
menciptakan kampus yang kritis dan demokratis. Pers mahasiswa adalah
bagian penting dari ekosistem pers nasional.

Komentar
Posting Komentar